Skip to content
Sumai JapanBahasa Indonesia

Sewa

Share house di Jepang: daftar periksa sebelum kontrak (jenis kontrak, uang, pindah keluar, aturan bersama)

Ilustrasi dapur bersama (dapur putih dan meja makan)
Foto: Jaycee300s / Pexels
Diperbarui
3 Oktober 2026
Terakhir diperiksa
3 Oktober 2026

Tiga hal yang perlu diketahui dulu

  • Di share house, jenis kontrak, biaya, dan aturan berbeda tiap perusahaan pengelola. Jangan menganggapnya sama dengan sewa biasa.
  • Dalam survei lama MLIT, ada penghuni yang menjawab tidak tahu jenis kontraknya. Minta dokumen kontrak dan tanyakan jenis kontraknya sebelum tanda tangan.
  • Biaya awal yang murah memang menarik. Tetapi lihat juga biaya bulanan dan aturan saat pindah keluar.

Kartu cek share house sebelum kontrak

1. Tanyakan jenis kontrak

Dalam survei MLIT (2013), kontrak share house mencakup futsū shakuya (sewa biasa), teiki shakuya (sewa berjangka), dan lainnya. Menurut penjelasan situs swasta, perbedaannya sebagai berikut:

Jenis Ciri
Teiki shakuya (定期借家) Tidak diperpanjang otomatis saat masa berakhir. Untuk lanjut perlu “kontrak ulang”, dan pihak yang menyewakan belum tentu setuju. Ada juga yang jangkanya pendek (beberapa bulan)
Futsū shakuya (普通借家) Ada mekanisme perpanjangan. Untuk menolak perpanjangan, pihak yang menyewakan memerlukan alasan yang sah. Jangka umumnya 2 tahun atau lebih

Untuk teiki shakuya, catat tanggal berakhirnya. Kontrak ulang bisa disertai biaya baru.

2. Tanyakan soal uang

  • Semua biaya yang dibayar saat masuk (deposit, biaya administrasi, sewa prorata (dihitung per hari untuk bulan pertama), dll.).
  • Rincian biaya bulanan (sewa, biaya fasilitas bersama, air/listrik/gas, internet, dll.).
  • Apakah ada deposit (uang jaminan) dan berapa jumlahnya. Contoh satu perusahaan swasta: 30.000-50.000 yen, tetapi berbeda tiap perusahaan.
  • Syarat deposit dikembalikan, dan apa yang dipotong (biaya pembersihan, dll.). Syaratnya berbeda tiap perusahaan.

3. Tanyakan soal pindah keluar

  • Batas waktu pemberitahuan (berapa hari sebelumnya) dan caranya (tertulis, email, aplikasi, dll.).
  • Apakah ada masa tinggal minimum. Jika pindah lebih cepat, apakah ada biaya tambahan.
  • Cara pembersihan dan pengecekan kamar saat pindah.
  • Biaya jika kunci hilang.

4. Tanyakan aturan hidup bersama

Dalam survei MLIT, masalah yang muncul antara lain hubungan antar penghuni, kebersihan, sampah, tunggakan sewa, dan kunci hilang. Cek hal berikut sebelum masuk:

  • Cara memakai dapur, kamar mandi, mesin cuci, toilet, dan giliran bersih-bersih.
  • Cara membuang sampah (sampah kamar sendiri dan area bersama).
  • Apakah boleh mengundang teman atau keluarga, dan apakah boleh menginap.
  • Jam tenang dan aturan kebisingan.
  • Jika Anda perlu pertimbangan soal makanan atau agama untuk dapur dan kulkas, bagaimana bisa diatur.

5. Apakah prosedur sebelum kontrak lengkap?

Dalam survei MLIT, sedikit di atas 10% properti melewatkan kunjungan melihat kamar langsung (naiken, 内見), verifikasi identitas, atau penjelasan tatap muka. Cek hal berikut:

  • Apakah Anda bisa melihat kamar dan area bersama secara langsung.
  • Apakah Anda menerima dokumen kontrak dan penjelasan penting secara tertulis.
  • Apakah penjelasan dapat diberikan dalam bahasa asing.

Jika ada masalah

Tanyakan hal yang tidak jelas sebelum menandatangani, dan simpan jawabannya secara tertulis atau lewat email. Jika sulit diselesaikan, Anda dapat memakai layanan konsultasi publik seperti hotline konsumen (消費者ホットライン, nomor 188).

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya share house dengan sewa biasa?

Jenis kontrak, biaya, dan aturan berbeda tiap perusahaan pengelola. Minta dokumen kontrak dan tanyakan jenis kontraknya sebelum tanda tangan.

Apakah kontrak teiki shakuya bisa diperpanjang?

Tidak otomatis. Untuk lanjut perlu kontrak ulang, dan pihak yang menyewakan belum tentu setuju. Bisa ada biaya baru.

Apakah deposit pasti kembali?

Syarat pengembalian berbeda tiap perusahaan. Tanyakan syarat dan potongannya sebelum kontrak.

Perhatian

Artikel ini berisi informasi umum dan bukan penilaian hukum untuk kontrak tertentu. Informasi dari situs swasta dapat mencerminkan sudut pandang perusahaan pengelola.

🔎 Perlu dikonfirmasi

Poin berikut dalam artikel ini belum dapat kami pastikan. Mohon konfirmasi ke instansi resmi atau ahli.

  • Kisaran jumlah deposit (contoh satu perusahaan swasta: 30.000-50.000 yen; sangat berbeda tiap perusahaan dan properti)
  • Perbedaan hak penyewa menurut jenis kontrak (perlakuan hukum yang rinci belum dapat kami pastikan)
  • Masa tinggal minimum dan biaya jika pindah di tengah kontrak (berbeda tiap perusahaan; jumlah umum tidak dapat dipastikan)
  • Apakah ada kontrak dan penjelasan dalam bahasa asing (berbeda tiap perusahaan)
  • Survei MLIT dilakukan tahun 2013. Keadaan sekarang belum dapat kami pastikan

Sumber

  1. 貸しルーム(いわゆる「シェアハウス」)の契約等にかかる関連資料
    Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang (MLIT / 国土交通省). Survei dilakukan tahun 2013, sehingga keadaan sekarang bisa berbeda. · Diakses: 3 Oktober 2026
    Dirujuk bahwa jenis kontrak (teiki shakuya, futsū shakuya, dll.) bercampur, sebagian penghuni menjawab tidak tahu jenis kontraknya, sebagian properti melewatkan kunjungan, verifikasi identitas, dan penjelasan tatap muka, serta jenis masalah yang muncul.
  2. シェアハウスと賃貸アパートの初期費用の違い(デポジット・敷金・礼金)
    TOKYOβ (perusahaan pengelola share house; informasi situs swasta) · Diakses: 3 Oktober 2026
    Dirujuk bahwa share house bisa meminta deposit (uang jaminan) dan syarat pengembaliannya berbeda tiap perusahaan. Jumlah hanyalah contoh.
  3. シェアハウスの定期借家契約とは?普通賃貸借契約との違い・再契約・退去時の注意点
    sharepare (informasi situs swasta) · Diakses: 3 Oktober 2026
    Dirujuk bahwa teiki shakuya tidak diperpanjang otomatis dan perlu kontrak ulang, serta perlunya mengecek masa tinggal minimum dan batas waktu pemberitahuan pindah.

Ingin bertanya tentang properti di Jepang?

Kami menerima pertanyaan umum. Kami tidak menawarkan atau merekomendasikan properti tertentu.

Hubungi kami